Startup PT Pasar Santri Nusantara meluncurkan sebuah market place Pasarsantri.com untuk memasarkan komoditas hasil produksi pondok pesantren.

Al-Azhar Rayakan Milad ke-1085: Menebar Cahaya Ilmu dan Memperkokoh Dakwah Islam

Pada 7 Maret 2025, Universitas Al-Azhar di Mesir merayakan miladnya yang ke-1085, menandai perjalanan panjang sebagai salah satu pusat pendidikan Islam tertua dan paling berpengaruh di dunia. Sejak didirikan pada tahun 970 M, Al-Azhar telah menjadi mercusuar ilmu pengetahuan dan dakwah Islam, memainkan peran krusial dalam penyebaran ajaran Islam dan pengembangan ilmu pengetahuan.​

Sejarah Singkat Al-Azhar

Al-Azhar didirikan oleh Dinasti Fatimiyah sebagai masjid yang kemudian berkembang menjadi universitas. Selama berabad-abad, Al-Azhar telah menjadi pusat pembelajaran bagi para ulama dan cendekiawan dari seluruh dunia, menawarkan kurikulum yang mencakup ilmu agama dan ilmu umum. Perannya yang konsisten dalam menjaga dan menyebarkan ajaran Islam menjadikannya institusi yang dihormati di kalangan Muslim global.​

Perayaan Milad ke-1085

Perayaan milad ke-1085 Al-Azhar diisi dengan berbagai kegiatan, termasuk seminar internasional, pameran buku, dan diskusi panel yang menyoroti kontribusi Al-Azhar dalam dunia pendidikan dan dakwah. Para peserta dari berbagai negara hadir untuk berbagi pengalaman dan pandangan tentang peran Al-Azhar dalam menghadapi tantangan modern

Kontribusi Al-Azhar dalam Pendidikan Islam

Sebagai institusi pendidikan, Al-Azhar telah melahirkan banyak ulama dan cendekiawan yang berkontribusi signifikan dalam pengembangan pemikiran Islam. Kurikulumnya yang komprehensif mencakup studi Al-Qur’an, Hadis, Fiqih, serta ilmu pengetahuan modern, mencerminkan keseimbangan antara tradisi dan inovasi.​

Peran dalam Dakwah dan Moderasi Islam

Al-Azhar dikenal sebagai benteng moderasi dalam Islam, mempromosikan pemahaman yang seimbang dan toleran. Dalam konteks global saat ini, peran Al-Azhar dalam menyebarkan pesan damai dan toleransi menjadi semakin penting, terutama dalam melawan ekstremisme dan misinterpretasi ajaran Islam.​

Tantangan dan Harapan ke Depan

Di usia yang lebih dari satu milenium, Al-Azhar menghadapi tantangan untuk tetap relevan di era digital dan globalisasi. Namun, dengan komitmennya terhadap pendidikan berkualitas dan dakwah yang moderat, Al-Azhar diharapkan terus menjadi sumber inspirasi dan pengetahuan bagi umat Islam di seluruh dunia.​

Perayaan milad ke-1085 ini bukan hanya refleksi dari sejarah panjang Al-Azhar, tetapi juga momentum untuk memperkuat perannya dalam membentuk masa depan pendidikan dan dakwah Islam.​hidayatullah.com

​Catatan: Informasi ini disarikan dari berita terbaru mengenai perayaan milad ke-1085 Al-Azhar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *